ArsipBerita.com - update next 9 | |
- Paguyuban Pekerja Mendatangi Rektor UI
- Wayne Rooney Cedera
- Suspensi private banking picu pemindahan dana ke luar negeri
- Jaringan Money Gram tumbuh 42,33%
- Matahari Bagi Dividen Rp46,25 Per Saham
- Usaha Penangkaran Walet Pontianak Ilegal
- Tanam Mangrove agar Punya Pantai
- Tak Ada Lagi Sayuran dan Buah dari Jepang
- Hakim Tolak Eksepsi Panda Nababan Dkk
- Kamboja, Thailand Mau Bertemu Bilateral dengan SBY
| Paguyuban Pekerja Mendatangi Rektor UI Posted: 04 May 2011 01:57 AM PDT DEPOK, KOMPAS.com – Sekitar 500 orang yang tergabung dalam Paguyuban Pekerja Universitas Indonesia (UI) menemui Rektor UI. Mereka menuntut dihentikannya multi sistem kepegawaian yang dinilai melanggar hukum. Konsekuensinya, mereka menuntut agar pemerintah mengangkat seluruh pekerja non pegawai negeri sipil menjadi PNS. Sebelum menemui Rektor UI, para pekerja yang didukung oleh sejumlah mahasiswa berjalan kaki dari Fakultas Hukum. Pekerja berhasil menemui Rektor UI di Gedung Perpustakaan di sekitar rektorat pukul 11.45. Sempat terjadi perdebatan di tempat tersebut, kemudian berakhir pukul 14.00 setelah kedua pihak bertemu secara tertutup. "Sejak sepuluh tahun UI menjadi BHMN (Badan Hukum Milik Negara), belum ada perubahan kepegawaian," tutur Andri Wibisana, Ketua Presidium Paguyuban Pekerja UI, Rabu (4/5) di Depok. Selama ini, pegawai UI terdiri dari PNS, BHMN, honorer yang mayoritas di UI. Menurut Andri yang juga Kepala Program Doktor, Fakultas Hukum UI, pembedaan status kepegawaian harus dihentikan. Hal ini, katanya, tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 152 Tahun 2000 Tentang Pengalihan UI menjadi BHMN. Rektor UI Gumilar Rosliwa Sumantri menjelaskan bahwa pengubahan status bukan kewenangannya, melainkan kewenangan pemerintah. UI, katanya sudah berupaya mengajukan perubahan status, tetapi belum disetujui.
Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by Source: kompas megapolitan Berita Lain:
+ Arsip Berita Indonesia - Paguyuban Pekerja Mendatangi Rektor UI. |
| Posted: 04 May 2011 01:53 AM PDT Kabar tak sedap menghampiri kubu Manchester United di saat-saat genting. Manajer MU Alex Ferguson mengungkapkan kekhawatirannya kalau Wayne Rooney diragukan tampil melawan Schalke dan Chelsea. “Dia mendapat cedera hamstring jadi dia tidak latihan hari ini (Selasa). Kita lihat bagaimana kondisinya besok,” kata Ferguson. Dua pertandingan yang harus dijalani MU minggu ini sama pentingnya. Yang pertama adalah Schalke yang menjadi penghalang untuk bisa lolos ke final Liga Champions. Walau sudah mengantongi kemenangan 2-0, MU sama sekali tak boleh memandang enteng Schalke pada laga di Old Trafford, Rabu, 4 Mei 2011. Karena tim asal Jerman itulah yang menyingkirkan Inter Milan, sang juara bertahan. Di akhir pekan ini sudah menunggu Chelsea yang tentunya lebih segar karena tak punya pertandingan di tengah minggu. Chelsea adalah pesaing terdekat MU di klasemen sementara Liga Inggris. Sebagai pelapis Rooney, Fergie punya beberapa pilihan. Berbatov dan Michael Owen dipercaya akan diturunkan sejak awal. (eh) Source: vivanews Berita Lain:
|
| Suspensi private banking picu pemindahan dana ke luar negeri Posted: 04 May 2011 01:53 AM PDT Direktur Commercial Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk Handoyo Soebali mengatakan perbankan nasional mengalami kerugian terhadap kebijakan suspensi produk private banking selama satu bulan. Menurut dia, kebijakan ini akan menyebabkan nasabah kaya menempatkan dananya pada bank di negara tetangga karena tidak bisa mengakses produk private banking untuk sementara waktu. Pemberhentian selama satu bulan ini akan melewatkan potensi yang ada. Ruginya kalau orang kaya itu tidak kami tangkap, maka dia akan mencari ke Singapura dan Malaysia sehingga yang rugi Indonesia juga, ujarnya hari ini. Menurut dia larinya dana nasabah kaya keluar negeri bisa terjadi karena selama ini ada indikasi sebagian nasabah dari private banking di bank Singapura dan Malaysia berasal Indonesia.(api) Source: bisnis online Berita Lain:
+ Arsip Berita Indonesia - Suspensi private banking picu pemindahan dana ke luar negeri. |
| Jaringan Money Gram tumbuh 42,33% Posted: 04 May 2011 01:53 AM PDT Nick Cunnew, Direktur Senior Regional Asia Pasifik, mengatakan kerja sama tersebut wujud komitmen perusahaan untuk memperluas jaringan demi memberikan kenyamanan layanan kepada pelanggan. “Indonesia merupakan pasar penerima yang berkembang di kawasan Asia Pasifik dan salah satu negara terpenting bagi Money Gram untuk mengembangkan layanan,” ujarnya usai pengumuman kerja sama tersebut, hari ini. Menurutnya, hingga saat ini BCA adalah agen tunggal dengan jejaring paling luas yang bekerja sama dengan Money Gram di Indonesia. Melalui kerja sama itu, perusahaan berharap dapat mengambil porsi yang lebih besar lagi dari peluang pasar US$7 miliar dari dan ke Indonesia. “Saya bisa katakan peluang pertumbuhan kami sangat besar, tetapi saya tidak dapat mengumumkan seberapa besar segmen pasar kami saat ini, ataupun target kami mendatang,” tegasnya.(api) Source: bisnis online Berita Lain:
+ Arsip Berita Indonesia - Jaringan Money Gram tumbuh 42,33%. |
| Matahari Bagi Dividen Rp46,25 Per Saham Posted: 04 May 2011 01:51 AM PDT Rabu, 04 Mei 2011 15:43 WIB JAKARTA: PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) akan membagi dividen sebesar Rp135 miliar atau setara dengan Rp46,25 per lembar saham. Dana tersebut diambilkan dari laba bersih perusahaan sepanjang 2010 yang mencapai Rp624,5 miliar. Source: media indonesia Berita Lain:
+ Arsip Berita Indonesia - Matahari Bagi Dividen Rp46,25 Per Saham. |
| Usaha Penangkaran Walet Pontianak Ilegal Posted: 04 May 2011 01:51 AM PDT PONTIANAK, KOMPAS.com - Usaha penangkaran burung walet di Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara rata-rata tidak memiliki izin atau ilegal menyusul keluarnya surat edaran mengenai batas waktu pengurusan perizinan usaha oleh Wali Kota Pontianak Sutarmidji. "Dari 47 pintu usaha penangkaran rumah walet di RT 1/RW 25 Kelurahan Siantan Hulu, semuanya tidak memiliki izin usaha penangkaran burung walet dan hanya memiliki izin usaha mendirikan bangunan," kata Ketua Rukun Warga (RW) 25, Cin Ji Sen di Pontianak, Rabu (4/5/2011). Ia mengatakan, pada umumnya pemilik usaha penangkaran burung walet sangat tertutup dengan warga sekitarnya. "Sampai-sampai kami pengurus RW yang harus datang untuk melakukan pendataan, mestinya mereka yang harus melapor karena telah membuka usaha di daerah sini," ujarnya. Menurut Cin Ji Sen, dari 47 pintu usaha penangkaran burung walet di sekitar RW-nya sebagian besar usaha itu milik orang luar, bahkan ada pemiliknya dari Singapura, Malaysia, Batam dan Jakarta. Dia menyambut baik kebijakan Pemerintah Kota Pontianak yang menutup secara paksa bagi usaha penangkaran burung walet karena tidak memiliki izin sampai batas waktu yang telah ditentukan. Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan dan Penindakan Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak, Kus Panca Diarto menyatakan, hari ini pihaknya baru sebatas pendataan bagi usaha penangkaran burung walet di Kecamatan Pontianak Utara. "Setelah dilakukan pendataan, pemilik usaha itu dianjurkan untuk segera mengurus semua perizinan usaha tersebut hingga batas waktu yang ditentukan. Kalau tidak mengindahkan maka akan kami tutup secara paksa usahanya seperti yang telah kami lakukan di beberapa lokasi sebelumnya," katanya. Ia menjelaskan, pada umumnya minat pemilik usaha walet untuk mengurus izin pasca-diambilnya tindakan tegas mengalami peningkatan, yakni sebanyak 275 usaha walet telah mendaftar di Asosiasi Pengusaha Walet (Asperwa) dan 263 di Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu dalam sebulan terakhir. Dalam kesempatan itu, dia sangat menyesalkan tindakan dari Perusahaan Cold Storage Pulau Mas yang di dalamnya juga memiliki usaha penangkaran burung walet di Jalan Khatulistiwa Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara yang menolak dilakukannya pemeriksaan oleh Satpol PP Kota Pontianak. "Maksud kami hanya untuk mendata, tetapi kalau pihak pemilik tidak bersikap kooperatif kami akan melakukan upaya paksa seperti menutup usaha itu," kata Kus Panca Diarto. Pemkot Pontianak memberikan syarat usaha penangkaran burung walet paling tidak memiliki rekomendasi dari Badan Lingkungan Hidup Kota Pontianak, izin gangguan, IMB, PBB dan sertifikat tanah sebagai syarat dikeluarkannya izin usaha tersebut. Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by Sumber : ANT Source: kompas regional Berita Lain:
+ Arsip Berita Indonesia - Usaha Penangkaran Walet Pontianak Ilegal. |
| Tanam Mangrove agar Punya Pantai Posted: 04 May 2011 01:51 AM PDT k9-11 Warga Korowelang Anyar Cepiring Kendal Jawa Tengah, saat menanam mangrove di pantai Jomblon SEMARANG, KOMPAS.com – Gelisah karena tak memiliki pantai, siswa-siswi Sekolah Alam Ar-ridho Semarang, Jawa Tengah, menanam mangrove. Mereka melakukan itu bersama petani mangrove yang tergabung dalam Biota Foundation, di Pulau Tirang Mangunharjo, Semarang, belum lama ini. Andy Dwi Sakti, ST, koordinator kegiatan, menyebutkan, dengan menanam mangrove diharapkan mampu melahirkan tanah timbul akibat sedimentasi. Dengan sedimentasi, lama-lama Semarang akan punya pantai yang dapat dikunjungi sebagai obyek wisata. "Apalagi kondisi Pantai Tirang saat ini masih perlu perhatian karena banyaknya tanah terkikis oleh abrasi air laut. Adanya penanaman mangrove ini diharapkan dapat mengurangi abrasi," katanya, Rabu (4/5/2011). Sururi, Ketua Petani Mangrove Biota Foundation, yang menjadi perintis penanaman Manrove di Mangunharjo, menyebutkan, lebih dari 161 hektar lahan pantai berubah menjadi laut. Hal itu mengancam kelangsungan hidup masyarakat pesisir Pantai Mangunharjo. "Kedatangan murid-murid sekolah, sangat membantu kami untuk mengembalikan kondisi sebagaimana mulanya, dengan cara membantu menanam mangrove yang telah kami biakkan," kata Sururi. Hutan mangrove mempunyai banyak fungsi baik dari segi fisik, biologi maupun ekonomi. Secara fisik mangrove berfungsi dalam peredam angin badai dan gelombang, pelindung dari abrasi, penahan lumpur, dan perangkap sedimen. Oleh karena itu, petani setempat selalu berupaya melakukan pembibitan mangrove dan menanamnya agar senantiasa bisa melakukan reboisasi di pantai. Susanti, S.Si, Kepala SMP Ar Ridho Semarang, yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/5) menuturkan, sebagai sekolah yang menggunakan metode alamiah, pihaknya melakukan pembelajaran langsung dari alam. Pembelajaran itu bukan sekedar tentang pantai, mangrove, dan biota laut, juga tentang sosialisasi kepada masyarakat pantai. "Akan kita jadikan kegiatan ini sebagai kegiatan teratur. Ini bukan sekedar pembelajaran bagi murid, namun juga bagi guru," katanya. Di bawah terik matahari yang menyengat dan badan basah kuyup penuh lumpur, para siswa tetap terlihat semangat dan antusias menanam mangrove. "Wow, seru banget! Selain bisa melakukan sesuatu untuk lingkungan, buatku juga bisa memuaskan kerinduanku sama sekolah alam Ar-Ridho." kata Putri (14 th), alumni Sekolah Alam Ar Ridho yang menjadi salah satu peserta. Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by Source: kompas regional Berita Lain:
+ Arsip Berita Indonesia - Tanam Mangrove agar Punya Pantai. |
| Tak Ada Lagi Sayuran dan Buah dari Jepang Posted: 04 May 2011 01:49 AM PDT AP PHOTO/JAPAN DEFENSE MINISTRY Foto yang disiarkan Kementerian Pertahanan Jepang memperlihatkan mobil pemadam kebakaran Pasukan Bela Diri Jepang menyemprotkan berton-ton air ke arah reaktor nuklir Fukushima Daiichi Unit 3, Jumat (18/3). Tampak di bagian belakang adalah Unit 4. Upaya penyemprotan air itu dimaksudkan mencegah terlalu panasnya bahan bakar, yang menjadikan lepasnya radiasi pada tingkat yang membahayakan ke udara. KOMPAS.com – Filipina resmi menghentikan impor bahan-bahan tanaman serta sayuran maupun buah-buahan berikut produk turunannya dari enam prefektur di Jepang. Menurut warta Xinhua pada Rabu (4/5/2011), enam prefektur dimaksud adalah Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Iwata, dan Miyagi. "Kami menghindari risiko kemungkinan adanya radiasi nuklir pada produk-produk tersebut," kata Menteri Pertanian Filipina Proceso Alcala. Kendati begitu, kebijakan pemerintah Filipina itu bersifat sementara. Alcala mengatakan selama masa penghentian impor, pemerintah Filipina akan meningkatkan upaya pengamanan pangan dan perlindungan konsumen. Jepang, pascagempa bermagnitud 9,0 serta tsunami pada Jumat (11/3/2011) menghadapi pembatalan impor produk-produk pertanian dan peternakannya lantaran dugaan radiasi nuklir. Bencana alam itu memang sempat merusakkan fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Fukushima. Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by Source: kompas internasional Berita Lain:
+ Arsip Berita Indonesia - Tak Ada Lagi Sayuran dan Buah dari Jepang. |
| Hakim Tolak Eksepsi Panda Nababan Dkk Posted: 04 May 2011 01:49 AM PDT Rabu, 04 Mei 2011 15:44 WIB JAKARTA: Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) akhirnya memutuskan untuk menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan oleh Panda Nababan dkk. Anggota Komisi III DPR RI itu menjalani persidangan bersama dengan Engelina Pattiasina, M Iqbal, dan Budiningsih dalam kasus dugaan suap dalam pemilihan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Indonesia. “Menyatakan eksepsi para penasihat hukum dan diajukan oleh terdakwa 1 (Panda Nababan) dan 2 (Engelina Pattiasina) tidak dapat diterima,” kata ketua majelis hakim Eka Budhi Prijanta di Pengadilan Tipikor, Rabu (4/5). Semua keberatan terdakwa mulai dari dakwaan kabur, tidak mudah dimengerti, tidak lengkap, dan tidak diterima majelis hakim. Dalam pertimbangnya, Eka menjelaskan dakwaan penuntut umum dinilai sudah lengkap. Seluruh identitas terdakwa sudah dijelaskan secara rinci. Kemudian, keterangan dalam putusan di persidangan Dudhie Makmun Murod di persidangan yang dituding dijadikan dasar penetapan sebagai tersangka juga tidak diterima oleh majelis. Menurutnya, itu masih ada keterangan lain untuk menetapkan sebagai tersangka dan itu tidak menyebabkan penyusunan BAP tidak sah. “Hal itu tidak menyebabkan penyusunan BAP yang tidak sah. Dengan demikian, alasan eksepsi yang dimaksud tidak perlu dijelaskan lagi,” terang hakim. Atas putusan ini, hakim pun memerintahkan penuntut umum untuk menghadirkan saksi di persidangan pekan depan. Jaksa penuntut umum M Rum mengatakan pihaknya akan menghadirkan lima orang saksi dalam persidangan pekan depan. Namun, ia belum bisa menjelaskan siapa-siapa yang akan dihadirkan pada hari ini. “Kenapa enggak bisa disebutkan, karena pada saat ini kami tidak tahu apakah eksepsi penasihat hukum diterima atau tidak. Dalam Pasal 160 Ayat (1) huruf a KUHAP disebutkan bahwa saksi dihadirkan setelah putusan sela dibacakan. Selanjutnya, kami pilah-pilah mana saksi yang ada relevansinya. Kami harus buka BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Akan kami sampaikan petugas administrasi kami,” kata Rum. Mendengar jawaban jaksa, pihak kuasa hukum Panda Nababan pun mengajukan protes dan meminta agar JPU menyebutkan nama-nama saksi yang akan dihadirkan pada hari ini. Bahkan, salah seorang kuasa hukum, Juniver Girsang, sempat mengancam tidak akan menghadiri sidang pekan depan kalau tidak disebutkan hari ini juga. Namun, perdebatan itu pun akhirnya dengan keputusan majelis hakim untuk menutup sidang dan melanjutkannya pada pekan depan. Menurut Ketua Majelis Hakim, Eka Budhi Prijatna, persidangan akan dilanjutkan pada 11 Mei 2011 sekitar pukul 09:00 WIB. (*/OL-11) Source: media indonesia Berita Lain:
+ Arsip Berita Indonesia - Hakim Tolak Eksepsi Panda Nababan Dkk. |
| Kamboja, Thailand Mau Bertemu Bilateral dengan SBY Posted: 04 May 2011 01:49 AM PDT Rabu, 04 Mei 2011 15:42 WIB JAKARTA: Pemerintah Kamboja dan Thailand mengajukan permintaan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Indonesia (RI). Namun permintaan pertemuan trilateral belum muncul. Source: media indonesia Berita Lain:
+ Arsip Berita Indonesia - Kamboja, Thailand Mau Bertemu Bilateral dengan SBY. |
| You are subscribed to email updates from Arsip Berita Indonesia - Indonesian News Archives To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |